FLYWE – Lalu lintas darat semakin padat, sementara transportasi udara terbatas jam terbangnya. Maka tidak jarang untuk mengatasi masalah tersebut sejumlah pejabat dan selebritas menggunakan heli untuk perjalanan mereka. Ada yang menyewa heli, ada yang punya sendiri. Tentu saja, lebih bebas yang punya heli sendiri dibandingkan yang menyewa.
Punya helikopter berarti punya kebebasan untuk terbang kapan pun. Baik itu untuk kepentingan bisnis maupun untuk keperluan berlibur. Namun, uang yang banyak ternyata tidak cukup sebagai syarat memiliki helikopter. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dan beberapa lainnya perlu dipertimbangkan sebelum Anda membeli helikopter.
Menjadi Penumpang atau Pilot
Pertama, Anda perlu mempertimbangkan apakah helikopter itu akan Anda terbangkan sendiri atau akan dipiloti oleh orang lain. Pilihan pertama mensyaratkan Anda harus bisa mengemudikan helikopter. Jika sekarang Anda bukanlah seorang pilot, maka maka Anda harus masuk sekolah penerbangan sampai Anda mendapatkan lisensi pilot swasta.
Akan tetapi, jika Anda tidak memiliki niat atau tidak punya waktu untuk belajar menerbangkan heli, Anda bisa mempekerjakan atau menyewa seorang pilot. Memilih pilot heli juga tidak sembarangan. Anda harus mempertimbangkan dari dua sisi, yakni jenis heli dan jam terbang pilot. Jika heli yang nanti Anda beli adalah tipe kecil, pilot amatir dapat mengendarainya. Sedangkan jika heli Anda adalah tipe yang besar, dibutuhkan pilot profesional dengan jam terbang yang sudah tinggi.
Jadi, apakah Anda mau menjadi pilot atau penumpang di heli Anda sendiri?
Memilih Helikopter Sesuai Kebutuhan
Ada banyak jenis heli yang ditawarkan sejumlah perusahaan.Anda perlu mempertimbangkan jenis heli yang akan dibeli. Tentu saja, pertimbangan ini harus dikaitkan dengan kebutuhan Anda. Berapa orang yang akan kerap Anda ajak untuk menaikinya? Jika sedikit, pilihlah tipe heli yang mungil. Sebaliknya, jika kerap mengajak banyak orang, maka pilihlah heli yang besar. Ke mana saja heli itu akan diterbangkan dan berapa jarak tempuh terjauh? Sesuaikan dengan mesin dan fitur heli yang ada. Jangan sampai Anda membeli heli dengan performa minim padahal Anda akan sering bepergian dengan banyak orang. Sistem keamanan heli juga layak dipertimbangkan, apakah heli memiliki fitur autopilot atau tidak. Autopilot memungkinkan Anda menggerakan heli tanpa kendali. Fitur ini ada di sejumlah jenis helikopter. Demi keamanan dan kenyamanan selama penerbangan, fitur ini layak ada dalam heli yang Anda beli nanti.
Menyiapkan Anggaran
Setelah tahu mana heli yang akan dibeli, Anda harus menyiapkan anggaran. Tidak semata anggaran untuk membeli heli, tetapi juga terkait dengan biaya-biaya lain, semisal pajak, biaya perizinan terbang, sewa pilot (kalau Anda akan menggunakan heli sebagai penumpang), biaya operasional, serta biaya bahan bakar perlu Anda siapkan.
Itu anggaran yang perlu disiapkan jika Anda tidak akan menempuh sekolah penerbangan untuk mengendarai heli sendiri. Namun, jika Anda ingin mengendarainya sendiri, biaya sekolah penerbangan juga harus disiapkan.
Mengetahui dan Memahami Istilah Penerbangan
Anda sebaiknya tahu sejumlah istilah dalam dunia penerbangan, terutama terkait dengan helikopter. Misalnya ada VFR (Visual Flyng Rules) yang artinya Anda harus tetap memperhatikan permukaan tanah, ada IFR (Instrument Fight Rules) yang menandakan apakah Anda bisa terbang di atas awan atau tidak, lalu ada ILS (Instrument Lansing System) yang merupakan alat yang Anda gunakan untuk mencapai landasan. Anda juga harus menggunakan headset selama perjalanan, yang fungsinya tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk meredam bising suara heli. Anda juga harus mengetahui di mana landasan-landasan untuk pendaratan heli dan bagaimana mengurus izinnya.
Apa yang wajib dan penting diketahui bagi Anda yang ingin membeli heli adalah regulasi yang sudah ditetapkan oleh Menteri Perhubungan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 82 Tahun 2004, tentang Prosedur Pengadaan Pesawat Terbang dan Helikopter. Dalam aturan itu disebutkan bahwa yang dapat memiliki helokopter adalah perusahaan angkutan udara, instansi pemerintahan, badan hukum, lembaga-lembaga tertentu, hingga warga negara Indonesia yang menyelenggarakan angkutan udara bukan niaga. Apabila Anda termasuk dalam kategori tersebut, sebelum Anda membeli heli diharapkan mengajukan permohonan persetujuan kepada kementrian perhubungan terkait dengan jenis dan spesifikasi helikopter, rencana perawatan dan teknis operasi, kesiapan fasilitas dan sumberdaya manusia ketika mengoperasikan helikopter tersebut.
Syarat lain yang perlu dipenuhi adalah rencana pengoperasian helikopter, riwayat pengoperasian dan kepemilikan sekurang-kurangnya tiga kali kepemilikan terakhir, Letter of Intent atau Memorandum of Understanding sewa atau pembelian helikopter, serta data kegiatan angkutan udara dan penggunaan untuk penambahan kapasitas dan pengembangan rute.
Selain itu, Anda juga harus mengetahui bahwa ada syarat khusus untuk menerbangkan helikopter di malam hari. Kementerian Perhubungan RI menetapkan beberapa syarat berikut untuk penerbangan malam helikopter.
Pertama, harus ada jaminan ketersediaan listrik untuk heliport atau helipad, terutama cadangan pasokan listrik selain dari PLN. Tentu, Anda tidak ingin kan ketika mau mendarat lampu di sekitaran helipad mati karena wilayah di sana mengalami mati listrik?
Kedua, jaminan ketersediaan referensi visual sepanjang rute penerbangan, misalnya, lampu yang menjadi referensi bagi pilot saat melakukan terbang malam. Syarat ini masih terkait dengan syarat pertama, karena akan jadi percuma jika sudah ada referensi visual, tapi tidak ada jaminan ketersediaan listrik.
Ketiga, kemampuan helikopter dari pabrikan yang hendak digunakan sebagai sarana transportasi terbang malam. Disarankan untuk menggunakan helikopter khusus terbang malam atau jika tidak melakukan modifikasi dari jenis daylight only sesuai ketentuan agar mendapatkan persetujuan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU).
Keempat, pilot dan kru helikopter harus telah mengikuti pelatihan khusus terbang malam.
Memilih Penyedia Jasa Transaksi
Transaksi jual-beli pesawat berbeda dengan barang lainnya sehingga Anda harus tahu sejumlah cara transaksinya. Ada beberapa penyedia jasa jual beli heli yang bisa Anda manfaatkan untuk membeli heli. Jangan semata melihat penyedia jasa tersebut dari layanan yang mereka tawarkan, tetapi juga lihatlah bagaimana rekam jejak mereka dalam dunia jual beli pesawat.
Apabila lima hal di atas telah Anda pertimbangkan dengan matang, sudah saatnya sebuah helikopter lepas landas dari dan mendarat di halaman rumah Anda.
